• Kegiatan Reakreditasi Jurusan Peternakan 2017
  • Rapat Kerja Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan
  • Rekrontruksi Kurikulum Program Studi Peternakan
  • Rapat Kerja Jurusan Peternakan Kampus Merdeka - Merdeka Belajar
  • Rekontruksi Kulikulum Prodi Peternakan
  • Kegiatan Praktek Lapangan Mahasiswa Peternakan
  • Rapat rutin Jurusan Peternakan 2021
  • ASIIN PET

Sosialisasi Kurikulum 2021-2024 Prodi Peternakan Universitas Syiah Kuala

          Kegiatan Sosialisasi Kurikulum 2021-2024 kepada dosen, mahasiswa, alumni Program Studi Peternakan dan stake holder berlangsung pada Sabtu pagi Tanggal 16 Oktober 2021, pukul 8.30 WIB melalui link Zoom. Acara langsung dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. “Kegiatan sosialisasi kurikulum baru yang memuat kegiatan yang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini merupakan keniscayaan untuk peningkatan kualitas program studi sekaligus sarana menyerap masukan para peserta”, sambut dekan yang juga berasal dari Program Studi Peternakan tersebut. Acara yang dimoderatori oleh Zikri Maulina Gaznur, S.Pt., M.Si itu berlangsung selama 120 menit, dengan total kehadiran partisipan sebanyak 141 orang. Materi utama berupa kurikulum hasil revisi disampaikan oleh Sekretaris Program Studi Ir. Asril, M.Rur Sc., sedangkan isi kurikulum secara lengkap dapat diakses pada Web Peternakan dengan link http://pet.unsyiah.ac.id/images/kurikulum/Buku_Kurikulum_Pet_USK.pdf.

Ketua Program Studi Peternakan USK Prof. Dr. Ir. Eka Meutia Sari, M.Sc sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini, “Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Ibu serta seluruh peserta Kegiatan Sosialisasi Kurikulum pada pagi hari ini, semoga Allah Meridhai”, ucapnya dengan penuh suka cita. Beberapa saran dan ide bermunculan dari stake holder di saat sesi diskusi antara lain dari Kepala Dinas Peternakan Aceh drh. Rahmandi, M.Si. “Selain fisik yang kuat, mental yang kuat serta konsisten di sektor peternakan untuk siap menghadapi segala macam persoalan, perlu ditanamkan pada mahasiswa Peternakan”, ujarnya dengan penuh harap untuk dapat diterapkan dalam menjalankan kurikulum tersebut. Kaprodi Peternakan USK menanggapi bahwa mental yang kuat memang tergantung dari individunya, “kesanggupan mereka menghadapi rintangan dan cobaan di masa kuliah, bukan malah menghindari, maka mereka akan menjadi kuat,” jawabnya. Namun demikian aplikasinya tidak mudah, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric Sc menimpali “Cara mengevaluasi sikap kepribadian masih menjadi PR dan sasaran ke depan. Matang menghadapi tantangan perlu memperkuat otak kanan dan pengalaman. Mental kuat berkat pelatihan melewati problem”, tangkasnya.

 Saran dari alumni yang pertama adalah terkait kerjasama untuk peningkatan kualitas lulusan dari Dr. Ir. Sitti Zubaidah, S.Pt., S.Ag. MM., IPM yang merupakan alumni Peternakan USK angkatan 1995, yang sekarang menjadi Wakil Dekan 1 di Universitas Al Muslim Peusangan Bireuen, ”Terima kasih telah memberikan contoh MBKM, ini sangat bermanfaat bagi kami yang berkecimpung di Perguruan Tinggi. Selanjutnya saran saya pada matrik kurikulum sudah ada CPL, sikap, Keterampilan utama dan khusus yang sesuai dengan visi Jurusan. Visi juga diselaraskan dengan level universitas, fakultas dan jurusan, masing masing mata kuiah diCPLnya pada poin berapa saja. Pada semua Program MBKM yang ada kerjasama dilengkapi dengan MOU, Ke depan berkaitan dengan era 4.0 ada kegiatan yang bisa dikerjasamakan dengan kegiatan di luar”, ungkapnya secara detail. Saran kedua datang dari alumni yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Aceh Farhan, S.Pt., M.Si, “Alumni Peternakan mampu bersaing dimana mana, namun dunia peternakan ke depan termasuk suram, bila mahasiswa tidak dibekali kemampuan modern di setiap bidang. Terakhir Insinsyur Profesi atau wajib keinsinyuran perlu diantisipasi (ilmu dasar keteknikan)”, ungkapnya secara berurutan. Ungkapan senada disampaikan oleh alumni Julia Kardin, S.Pt. yang aktif di Dinas Peternakan Provinsi Aceh,“ Bagaimana kita bisa mendesain rancang bangun produksi peternakan (ke depan semua close house) DED (Detail Enginering Desain) perlu dibekali kepada mahasiswa Peternakan”, serunya dengan serius. Sekretaris Program Studi peternakan menanggapi, “Dosen akan memberikan teknologi terbaru (inovatif) yang ada terkait ilmu yang diajarkan, hal ini perlu diperkaya dalam kajian di dalam mata kuliah.” Dosen Peternakan lain yaitu Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric. Sc menambahkan, “Peternakan memiliki level S1 sampai S2, dibatasi dengan level KKNI. Pada S1 hanya sampai mengusai ilmu dasar bidangnya, jadi bisa dilanjutkan pada level selanjutnya. Tidak seluruhnya bisa ditampung dengan S1, untuk hal teknis bisa ditangani level Diploma. Ke depan D3 akan berubah D4. Essensi S1 sebatas teori dan manajemen. Sistem evaluasi harus dihidupkan di setiap segi agar bisa saling memperbaiki dan bermanfaat bagi mahasiswa Peternakan untuk bekalnya kelak”, tanggap dosen yang juga aktif di LP3M USK tersebut.

Saran lain yang disampaikan oleh peserta adalah magang, saran ini disampaikan oleh seorang alumni bernama Agam Rizki, S.Pt., yang sedang aktif menyelesaikan pendidikan Magister Peternakan di Sekolah Pascasarjana IPB, “Bila Prodi Peternakan memberikan kesempatan magang bagi adik adik mahasiswa ini akan sangat berarti, pengalaman teman yang magang sambil kuliah, bahkan belum selesai kuliah saja sudah mendapat pekerjaan”, harapnya. Sekretaris Prodi Peternakan merespon bahwa magang sedang berlangsung di industri perunggasan tepatnya di Pulau Jawa di bimbing oleh ketiga dosen bidang Unggas oleh Dr Ir. M. Aman Yaman, M. Agric. Sc, Dr. M. Daud, S.P., M.Si dan Dr. Allaily, S.Pt., M.Si. Selanjutnya seorang alumni Ray Sufma Nugraha, S.Pt yang sedang diamanahkan menjadi Koordinator program magang MBKM dari Kementerian Peternakan “ Zaman modernisasi seperti yg disampaikan Pak Farhan closefarm, mahasiswa kita mampu bersaing di Jawa dan sumatera, saya tadinya bidang hijauan dan sekarang saya aktivitas di perunggasan (mampu beradaptasi dengan cepat), misal pembuatan kandang ayam broiler. Saya saran untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan selanjutnya kalo bisa ada kunjungan ke perusahaan swasta sebulan sekali, sebagai media untuk menggali ilmu di dunia industri.,” tegasnya penuh semangat. Sekretaris Program Studi menjelaskan tentang pelaksanaan course of farm (COF), ke depan kita akan bawa mereka ke tempat praktek peternakan, sehingga memiliki hubungan dengan berbagai lembaga atau perusahaan.

Alumni selanjutnya yang memberikan pernyataan adalah Uzir, S.Pt.,M.Si, dari Dinas Pangan Aceh Besar “Alumni kita 60% berhasil semua, kemampuan saya kuliah di bawah kawan kawan tapi kemauan belajar yang tak henti membuat saya menjadi lebih tahu, walau demikian perlu ada penggemblengan memantapkan di dunia luar. Kurikulum sudah ok. Bagaimana bergaul dengan dunia luar itu yang penting. Intinya memperkuat percaya diri akan kemampuan dan mampu beradaptasi dengan orang lain”, ungkapnya penuh semangat dan menyemangati hadirin. Selanjutnya masukan dari alumni yang pernah magang di Australia Iga Mawarni, S.Pt., “Sebagai mahasiswa tidak boleh apatis artinya mahasiswa tidak boleh punya mindset kuliah tanpa tujuan. Ketika kita mengikuti program magang LN, kita ternyata merasa tidak punya kemampuan apapun, sehingga diharapkan jurusan mampu menggembleng, mahasiswa juga tidak hanya bisa menerima tapi lebih aktif mencari akses dan lainnya, latih keterampilan menyampaikan pendapat, jangan katakan saya tidak bisa. Mengenai kurikulum udah ok”, kata Iga dengan kalimat padat dan jelas. Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc menanggapi hal ini dengan menyatakan bahwa perlu melihat dua sisi desain kurikulum dan mahasiswanya. Namun saat pelaksanaan masih banyak hal yang belum dilakukan. Sehingga perlu perbaikan, kemampuan menjadi problem solver, belajar kemampuan personalia dan lainnya. “Silahkan kritik saran disampaikan langsung kepada kami di prodi, prodi terbuka”, jawabnya.

Terakhir sesi diskusi ditutup dengan kesan yang disampaikan oleh Muhammad Al Ihsan (mahasiswa peserta magang),” saya pikir waktu magang tinggal mengulang teori yang kita dapatkan, tapi ternyata banyak kami baru dapatkan pada saat magang. Banyak sekali manfaat yang kami peroleh dari program magang MBKM Prodi Peternakan”. Kata mahasiswa yang sudah mengikuti Program MBKM tahun sebelumnya pada Kegiatan Pertukaran Mahasiswa di Universitas Udayana Bali (Tim/AT).

Berita terkait

1. https://baranewsaceh.co/sosialisasi-kurikulum-2021-2024-prodi-peternakan-universitas-syiah-kuala/

2. https://newsanalisa.com/prodi-peternakan-usk-sosialisasi-kurikulum-2021-2024/

3. https://acehpedia.id/sosialisasi-kurikulum-2021-2024-prodi-peternakan-universitas-syiah-kuala/?ai-debug=0

4. https://kabardaily.com/prodi-peternakan-usk-sosialisasi-kurikulum-2021-2024/

Info FP Unsyiah

27 November 2021

Pengunjung Online

We have 92 guests and no members online

Fan Page Peternakan

Articles View Hits
164153